Selasa, 29 Maret 2016

Kamera Perangkat Android Bakal Bisa Mencari Informasi Tentang Suatu Objek dengan Mudah

Masih ingat dengan Google Goggles? Aplikasi inni memungkinkan Anda untuk mengarahkan kamera ponsel Android Anda di sebuah bar code, code QR, sebuah landmark atau gambar yang terkenal, dan menerima informasi tentang hal itu dari basis data yang sangat tebal milik Google. Kini Google dikabarkan sedang bekerja untuk memperluas kemampuan Goggles menggunakan kamera bawaan perangkat Android.

Google telah bekerja selama beberapa waktu pada fitur yang akan memberikan pengguna Android kemampuan untuk menggunakan aplikasi Google Kamera dan kamera di ponsel Android mereka, untuk mencari informasi tambahan tentang suatu objek.

Pengguna dapat menggunakan jari mereka untuk menguraikan pada layar, objek mana saja yang informasinya dibutuhkan.


Pada contoh yang dikirim oleh sumber tersebut, terlihat sebuah cangkir kopi dan sebuah solasi. Mug ini digariskan oleh jari pengguna pada layar, sementara objek lain dibiarkan begitu saja. Aplikasi Google Kamera akan kembali dengan informasi dan menguraikan informasi tentang objek tersebut, dalam hal ini informasi akan mengungkapkan sebuah toko dimana ia dapat dibeli dan harga untuk mug tersebut.

Menariknya, informasi tersebut dapat dilakukan secara real-time sebelum foto diambil, atau setelah foto telah diambil. Namun belum diketahui kapan layanan tersebut bakal meluncur. Sementara menunggu layanan tersebut, Anda dapat menggunakan aplikasi Google Goggles untuk mencari informasi tentang benda yang Anda butuhkan.

Canggih, Mesin Gulali Bisa Ciptakan Jaringan Tubuh Buatan

jaringan hidrogel yang dibuat oleh para ilmuwan (sumber: popularscience.com)
Jakarta - Sekelompok peneliti di Vanderbilt University, baru saja membuat penelitian luar biasa. Mereka berhasil membuat jaringan tubuh buatan dengan menggunakan mesin gulali. Para peneliti menggunakan mesin gulali untuk membuat sebuah matrik serat bernama hidrogel.

Jaringan buatan ini disebut dapat mendukung sel yang masih hidup dan menggantikan sejumlah jaringan dalam tubuh. Salah satunya adalah jaringan otot untuk jantung.

Para ilmuwan dapat membuat hidrogel semirip jaringan manusia menggunakan bahan serat lembab khusus. Serat tersebut memungkinkan oksigen dan nutrisi mengalir keluar dan masuk ke sel yang masih hidup.

Untuk membuat serat tersebut, mereka menggunakan serat polimer yang diputar bersama dalam sebuah proses yang disebut electrospinning. Namun, untuk mendapatkan kondisi yang benar-benar tepat dibutuhkan waktu berminggu-minggu.

Oleh sebab itu, para ilmuwan menggunakan mesin gulali untuk melakukan proses tersebut. Sebelum melakukannya, mereka terlebih dulu mengubah isi dan konsentrasi dari larutan polimer tersebut.

Dari situ, para ilmuwan mengetahui bahwa transglutaminase dapat digunakan untuk menyatukan gel.

Setelah gel hasil proses tersebut mendingin, mereka memompa oksigen dan nutrisi untuk membuat sebuah sel bertahap hidup. Seminggu kemudian, ternyata 90 persen dari sel-sel itu masih hidup.

Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan jaringan buatan tanpa serat khusus yang hanya memiliki 60 sampai 70 persen kemungkinan sel hidup.

Penelitian terbaru ini salah satu terobosan dalam upaya menciptakan organ buatan dengan harga terjangkau. Sebelumnya, salah satu metode yang banyak digunakan adalah dengan hasil cetak 3D.

Namun, dengan distribusi serat polimer di dalam hidrogel yang lebih kompleks, teknik ini dapat dikatakan menjadi yang paling mendekati keadaan jaringan manusia.

Para peneliti berharap dapat menguji teknik pembuatan ini untuk jenis sel lain dalam jaringan yang sama, Dengan demikian, hasilnya dapat digunakan pada beberapa organ tubuh yang berbeda.

Rabu, 09 Maret 2016

Unik, Telur Ini Bisa Berdiri Selama Gerhana Matahari

KUALA LUMPUR - Gerhana matahari memiliki pengaruh terhadap Bumi. Selain berdampak terhadap kehidupan flora dan fauna seperti yang dipaparkan ilmuwan, juga gerhana Matahari mempengaruhi gravitasi Bumi.
Dilansir Themalaysianoutsider, Rabu (9/3/2016), pengaruh gerhana Matahari total terhadap gravitasi Bumi terlihat dari telur ayam yang dapat berdiri tegak. "Ini merupakan kesempatan yang tidak selalu terjadi dan banyak yang bisa dipelajari oleh pelajar muda," kata Karzaman Ahmad, Assistant Science Officer Langkawi National Observatory (ONL).
Menurut Karzaman, ONL menyediakan empat peralatan observasi mobile serta tambahan layar besar, dan proyektor. Proyektor dipakai yang memungkinkkan pelajar dan publik menyaksikan gerhana Matahari.
Malaysia menjadi salah satu negara yang dilintasi oleh gerhana matahari total. Peristiwa gerhana matahari total itu terlihat di wilayah Malaysia pukul 7.33 pagi waktu setempat dan berakhir dua jam kemudian. "Salat gerhana juga dilakukan di samping kegiatan pameran, kuis dan diskusi yang mendapat respon besar dari siswa dan guru sekolah," jelasnya.
(ahl)

Penampakan Kamera DSLR Canon 1300D Bocor, Dilengkapi NFC dan WiFi

Meski keberadaan kamera mirrorless sedang menyita perhatian para konsumen, khususnya para fotografer dan videografer, tidak menyurutkan para vendor untuk merilis jajaran kamera DSLR terbaru. Walau sekarang sudah banyak kamera DSLR yang beredar di pasaran, kamera dari salah satu merek ternama, Canon, selalu pantas untuk ditunggu.

Canon 1300D alias Rebel T6 nampak depan (Sumber: Digicame-nfo)
Canon 1300D alias Rebel T6 nampak depan (Sumber: Digicame-nfo)

Dikutip dari PetaPixel, Minggu (6/3/2016), baru saja beredar sebuah bocoran, yang mana bocoran tersebut menampakkan detail dari kamera DSLR terbaru Canon Rebel T6 atau disebut dengan seri 1300D. Foto tersebut berasal dari salah satu situs yang biasa dikenal akan informasi kamera terbaru, Digicame-info. Pada foto yang beredar luas di jagat dunia maya tersebut bila dilihat dengan memang tidak nampak berbeda dengan seri pendahulunya, 1200D.
Dengan mengusung tata letak tombol thumb-wheel dan layar yang masih sama dengan seri sebelumnya, membuat sulit membedakan Canon 1300D dan 1200D. Namun yang menjadi pembeda kedua kamera DSLR ini adalah, pada Canon 1300D telah dilengkapi dengan koneksi NFC dan WiFi yang dapat dihubungkan dengan berbagai perangkat, termasuk smartphone.

Tata letak yang tidak jauh berbeda dengan Canon 1200D (Sumber: Digicame-nfo)
Tata letak yang tidak jauh berbeda dengan Canon 1200D (Sumber: Digicame-nfo)

Untuk spesifikasi detailnya, Canon 1300D kabarnya bakal mengusung sensor kamera CMOS APS-C berukuran 18 megapiksel. Ada DIGIC4+ sebagai otak pemrosesan gambar dan sudah mendukung penggunaan ISO hingga 6400 yang dapat ditambah hingga 12800. Layarnya sendiri masih menggunakan ukuran yang sama dengan Canon 1200D, yaitu seluas 3 inci, serta memiliki bobot sekitar 485 gram.

Bagian belakang Canon 1300D dengan layar 3 inci (Sumber: Digicame-nfo)
Bagian belakang Canon 1300D dengan layar 3 inci (Sumber: Digicame-nfo)

Sayangnya, hingga detik ini berita ini diterbitkan, Canon belum memberikan informasi lebih. Namun dipastikan bahwa harga dari kamera DSLR Canon 1300D alias Rebel T6 ini tidak jauh berbeda dengan Canon 1200D, yaitu sekitar 6 juta Rupiah untuk kit standar.
(ND)

Apple iPhone 7 Bakal Gunakan Chip Dari Intel Untuk Kecepatan LTE Cat. 10

Tak seperti tahun lalu, smartphone flagship selanjutnya dari Apple, yakni iPhone 7 dan 7 Plus dilaporkan akan hadir dengan dukungan chip dari Intel. Ini merupakan kali pertama Apple menggunakan chip buatan Intel dan kini Apple dikabarkan sedang mempertimbangkan hal itu.

iPhone 6 dan 6 Plus (Kredit: IBT)
iPhone 6 dan 6 Plus (Kredit: IBT)

Menurut laporan Gadget 360 yang mengutip pernyataan dari Credit Lyonnais Securities Asia (CLSA), analis Srini Pajjuri mengatakan, Apple tengah mempertimbangkan ide penggunaan model LTE Intel XMM 7360. Jika kesepakatan ini terlaksana, Intel tampaknya akan memproduksi 30 sampai 40 persen model LTE yang diperlukan untuk iPhone 7 dan 7 Plus.
Modem Intel ini menyediakan kecepatan data Cat. 10 LTE. Untuk lebih spesifik, iPhone 7 dan 7 Plus dapat menyediakan kecepatan downlink hingga 450 Mbps dan kecepatan uplink 100 Mbps.
Jika dibandingkan dengan pendahulunya, saat ini iPhone 6s series menggunakan modem LTE Qualcomm MDM96635 LTE di dalam board chipset tersebut. Chipset tersebut menawarkan kecepatan downlink hingga 300 Mbps dan kecepatan uplink hingga 50 Mbps.
Kendati demikian, chip terbaru Qualcomm menawarkan kecepatan lingkup yang lebih baik dibandingkan dengan chip Intel. Chip Qualcomm MDM9645 yang baru dapat memberikan kecepatan downlink hingga 600 Mbps dan 150 Mbps untuk uplink.
Menurut laporan yang sama, Apple berencana mengalihkan manufaktur SoC Ax ke Intel. Ini berarti, baik Samsung maupun TSMC akan terkena dampaknya. Tak lupa, salah satu rumor terbaru menunjukkan bahwa seluruh persyaratan chipset Apple A10 akan diproduksi oleh TSMC. Namun sejauh ini, Apple belum memberikan keterangan resminya mengenai rumor ini.

Ecocapsule, Rumah Mungil yang Ramah Lingkungan

Rumah merupakan kebutuhan primer bagi manusia, karena rumah tempat berlindung dari segala ancaman. Jika rumah yang terletak berjejer di komplek perumahaan sudah biasa, lalu bagaimana dengan rumah yang bisa diletakan dimana saja?
Ya, Nice Architects perusahaan asal Slovakia ini telah mengembangkan sebuah prototipe rumah mungil berbentuk telur yang diberi nama Ecocapsule. Rumah portabel ini mulai diumumkan ke publik sejak pertengahan tahun 2015 lalu dan akan mulai dikirimkan tahun ini.
ecocapsule
Rumah mungil ini hanya memiliki diameter 2,55 x 4,45 x 2,25 m dan total luas 10 meter persegi yang telah diisi sejumlah furnitur. Rumah mungil ini hanya memiliki bobot seberat 1.500 kg saja. Degan bentuk oval seperti telur, rumah ini terlihat bak rumah-rumahan yang lucu.
Sedangkan untuk akses masuknya, hanya ada satu pintu yang dibuka ke atas. Meski kecil, namun isi dari rumah ini cukup lengkap, terdiri dari ruang kerja, tempat tidur, dapur, kamar mandi dan toilet. Sebuah ruang penyimpanan atau gudang harus diakses dari luar rumah dan ada beberapa jendela yang yang membiarkan cahaya matahari masuk ke dalam rumah. Sebuah toilet kompos dan wadah penampungan air juga bakal hadir di rumah ini.
Rumah ini diklaim oleh perusahaan sebagai rumah yang ramah lingkungan, hal itu karena untuk sumber energinya, rumah ini menggunakan cahaya matahari yang dihasilkan dari panel surya 600 W yang berada dia atap rumah. Selain itu, ada tiang turbin angin kapasitas 750 W dan baterai kapasitas besar, yakni 9.744 Wh.
Perusahaan akan mulai menjual dan mengirim rumah mungil ini tahun 2016 ini untuk pembeli yang sudah melakukan pre-order sebelumnya dan akan diproduksi terbatas hanya 50 unit untuk generasi pertama. Perusahaan juga mengatakan bahwa untuk generasi kedua, mereka akan menurunkan harga dari rumah unik tersebut.

Chronos, Komputer Mini dari Origin PC dengan Spesifikasi Monster

Penggunaan komputer gaming sekarang sudah bisa dikatakan menjamur dikalangan masyarakat. Tidak seperti dulu yang memiliki casing besar, komputer gaming sekarang juga menawarkan dengan ukuran yang kecil. Sehingga bagi yang memiliki keterbatasan ruang, komputer gaming dengan casing mini adalah pilihan utama.

Seperti komputer gaming dari Origin PC, yang mana baru saja merilis varian terbaru, Chronos. Bagi yang belum tahu, Origin PC sendiri adalah salah satu penyedia jasa komputer dan laptop rakitan, yang mana dibekali dengan spesifikasi yang bisa dikatakan tidak sembarangan. Sebelumnya kita juga sempat membahas laptop keluaran Origin PC, EVO15-S yang dirilis pada bulan November lalu.
Dilansir dari Guru3D, Selasa (8/3/2016), disebutkan bahwa Chronos ini bakal disandingkan dengan komponen papan atas. Sebut saja penggunaan prosesor papan atas Intel SkylakeCore i7 6700K yang memiliki chipset 1151, atau bisa juga dengan menggunakan prosesor kelas ekstrim dari Intel Core i7 5960X dengan chipset X99.
Untuk motherboard, Origin PC menggunakan AsRock X99 ITX/ac untuk yang berchipset Intel X99. Sedangkan untuk chipset Z170, mereka menyediakan pilihan Gigabyte Z170N-Gaming 5 atau MSI Z170I Gaming Pro AC. RAM yang dapat dipasangi pada Chronos maksimal hanya 32GB, hal ini karena keterbatasan dukungan memori pada motherboard jenis ITX.
Nah soal pengolah grafis, Origin PC tidak sembarangan karena Chronos ini dibekali dengan VGA card dari Nvidia GeForce Titan X. Kita tahu bahwa VGA card tersebut adalah kartu grafis papan atas dari Nvidia untuk saat ini. Bermain game diresolusi tinggi pun bukan masalah bagi komputer mini ini.
Chronos ini sudah tersedia pada situs Origin PC dengan harga paling murah adalah 1.609 USD atau setara 21 juta Rupiah untuk yang menggunakan prosesor Intel Core i7 6700K. Sedangkan untuk yang menggunakan prosesor kelas ekstrim Intel Core i7 5690X dibanderol dengan harga 2525 USD atau berksiar 33 juta Rupiah.
(ND)

Rabu, 02 Maret 2016

Samsung Tawarkan Teknologi Layar Lengkung Kepada Manufaktur Lain

Jika ada satu hal kelebihan Samsung yang tak dimiliki oleh kompetitornya adalah smartphone seri Edge milik mereka. Sejak pertama kali diperkenalkan pada handset Galaxy Note Edge, smartphone dengan layar lengkung milik Samsung sepertinya menjadi perhatian banyak kalangan, seperti pada smartphone berikutnya, yakni Galaxy S6 Edge dan yang terbaru Galaxy S7 Edge. Namun sepertinya Samsung tak ingin sendirian dalam membuat smartphone dengan layar lengkung.
Seperti laporan Ubergizmo, Rabu (2/3/2016), raksasa asal Korea Selatan ini mulai menawarkan teknologi layar lengkung mereka kepada original equipment manufacturer (OEM) lain, untuk membuat smartphone dengan layar lengkung. Hal ini mencuat berkat laporan ET News yang mengatakan jika Samsung tengah berdiskusi dengan beberapa OEM Tiongkok tentang menggunakan layar Edge mereka untuk smartphone masa mendatang.
OEM di sini yang dimaksudkan adalah Huawei, Xiaomi, dan Vivo, ketiga OEM ini memang sangat mendominasi pasar smartphone, terlebih di Tiongkok. Xiaomi sendiri telah memperkenalkan flagship Mi 5 dengan layar konvensional, jika memang ini benar maka smartphone masa depan Xiaomi yang akan mulai menggunakan teknologi layar Edge milik Samsung.
Smartphone flagship Huawei P9 juga dilaporkan tidak akan mengusung layar lengkung milik Samsung, meski smartphone tersebut belum diluncurkan secara resmi. Seperti Xiaomi, smartphone dari Huawei yang akan mengusung layar Edge milik Samsung kemungkinan smartphone masa depan.
Berbeda dari Xiaomi dan Huawei yang menggunakan teknologi layar lengkung pada smartphone masa depan, Vivo malah sudah menggunakan layar Edge pada smartphone flagship miliknya yakni Vivo Xplay 5. Hal ini berkat foto-foto bocoran dari smartphone Vivo Xplay 5, yang menampilkan layar lengkung seperti Galaxy S7.
Tentu saja, apakah penerapan layar lengkung milik Samsung pada Vivo Xplay 5 bakal menjadi fungsional seperti pada perangkat Edge milik Samsung, itu harus dilihat nanti ketika telah meluncur di pasaran. Namun sepertinya menarik jika di masa mendatang tak hanya Samsung saja yang memiliki handset dengan layar lengkung, sehingga banyak alternatif lain.

sumber